Kabar penting datang dari Bethesda, di mana game spin-off seluler The Elder Scrolls: Blades telah diumumkan akan ditutup permanen pada 30 Juni 2026. Keputusan ini menandai akhir dari petualangan dungeon-crawling bagi para pemain yang menikmati judul tersebut sejak perilisannya. Game ini pun telah delisting dari berbagai toko aplikasi.
Berita penutupan Elder Scrolls Blades ini menjadi sorotan di kalangan komunitas game, khususnya para penggemar waralaba The Elder Scrolls. Informasi mengenai Bethesda Blades shutdown secara resmi ini disampaikan melalui Game Rant, yang menjelaskan detail dari keputusan penting ini.

The Elder Scrolls: Blades Resmi Ditutup pada 30 Juni
The Elder Scrolls: Blades awalnya dirilis untuk Android, iOS, dan Nintendo Switch pada Mei 2020. Game ini menawarkan pengalaman dungeon-crawling orang pertama klasik dengan cerita yang mengikuti para Blades, yang telah diasingkan setelah Great War. Setelah enam tahun beroperasi, game mobile ini tidak lagi dapat diakses oleh pemain setelah bulan Juni.
Dibandingkan dengan game mobile Bethesda lainnya seperti Fallout Shelter dan The Elder Scrolls: Castles yang mendapat respons positif, The Elder Scrolls: Blades menerima ulasan yang sebagian besar negatif. Game ini mencatat skor 37 di OpenCritic, yang menunjukkan kurangnya penerimaan di kalangan kritikus dan pemain.
Sebagian besar kritik terhadap The Elder Scrolls: Blades berasal dari model monetisasinya. Sebagai game gratis untuk dimainkan dengan fitur pembelian dalam aplikasi (microtransaction), banyak pemain merasa model ini mendorong strategi pay-to-win, yang mengurangi pengalaman bermain dan keadilan kompetisi. Faktor ini turut menjadi penyebab kurang populernya game tersebut.
Melalui pesan dalam game, para pemain The Elder Scrolls: Blades telah menerima pemberitahuan mengenai rencana penutupan server pada 30 Juni. Selain itu, game Elder Scrolls Blades ditutup dari etalase toko aplikasi seperti Google Play, Apple App Store, dan Nintendo eShop sebagai antisipasi penutupan ini. Meskipun demikian, pemain yang telah menginstal game di perangkat mereka masih dapat terus bermain hingga tanggal penutupan 30 Juni, namun game ini tidak dapat diakses oleh pemain baru.
Manfaatkan Diskon Terakhir The Elder Scrolls: Blades
Salah satu kabar positif dari The Elder Scrolls: Blades yang akan ditutup ini adalah penawaran diskon besar-besaran untuk semua item di toko dalam game. Item-item kini hanya akan berharga 1 Gem atau 1 Sigil. Semua pemain juga akan menerima paket mata uang tersebut sehingga mereka dapat mengakses semua konten yang ditawarkan oleh The Elder Scrolls: Blades sebelum game sepenuhnya offline.
Meskipun berita penutupan Elder Scrolls Blades mungkin mengecewakan bagi para penggemar setianya, mereka setidaknya dapat menikmati semua konten game secara gratis selama dua bulan ke depan. Ini adalah kesempatan terakhir bagi pemain untuk menjelajahi semua yang ditawarkan The Elder Scrolls: Blades tanpa hambatan monetisasi yang sebelumnya dikritik.



Situasi Stagnan dalam Waralaba Elder Scrolls Jelang Penutupan Blades
Para penggemar Elder Scrolls saat ini berada dalam kondisi limbo, dengan game utama berikutnya yang akan datang, namun sedikit hal lain yang bisa membuat mereka bersemangat. Rilis The Elder Scrolls 4: Oblivion Remastered tahun lalu menjadi entri signifikan dalam penantian panjang untuk rilis game utama berikutnya.
Namun, sedikitnya pembaruan mengenai pengembangan The Elder Scrolls 6 setelah pengumuman awalnya di E3 2018 hanya menumpuk antisipasi. Meskipun Todd Howard dari Bethesda telah mengkonfirmasi bahwa sebagian besar studio sekarang mengerjakan The Elder Scrolls 6, game tersebut kemungkinan masih beberapa tahun lagi dari rilis.
The Elder Scrolls: Blades telah menjadi salah satu pilihan bagi para penggemar untuk mencari pelarian selama penantian panjang ini, tetapi opsi tersebut akan segera ditarik. Bethesda Blades shutdown menambah daftar panjang penantian game-game ikonik dari studio tersebut.

Alternatif Game untuk Penggemar The Elder Scrolls: Blades
Untungnya, masih ada pilihan lain yang tersedia untuk mengisi waktu luang, seperti Oblivion Remastered yang telah disebutkan. Bagi pemilik Nintendo Switch 2, Skyrim baru saja menerima pembaruan 60 FPS di konsol, menjadikannya waktu yang tepat untuk menyelami kembali game klasik ini.
Pemain mobile The Elder Scrolls: Blades dapat beralih bermain The Elder Scrolls: Castles, di mana mereka dapat mengelola kerajaan, memperluas dan menyesuaikan kastil mereka, serta mengirim bawahan untuk menjelajahi dan mengumpulkan item berharga dari dungeon. Meskipun game-game ini mungkin tidak mengisi kekosongan yang persis ditinggalkan oleh penutupan Elder Scrolls Blades, pemain setidaknya dapat tetap sibuk di dunia Tamriel hingga The Elder Scrolls 6 dirilis.
