Kreator orisinal seri Fable, Peter Molyneux, telah memberikan tanggapan Peter Molyneux mengenai Fable reboot 2026 yang akan datang. Pengembang inovatif ini mengungkapkan perasaannya menjelang peluncuran kembali waralaba ikonik tersebut. Trilogi Fable yang asli merupakan seri andalan Lionhead Studios, studio pengembangan video game asal Inggris yang didirikan oleh Molyneux dan veteran industri game lainnya. Informasi ini disampaikan dalam sebuah wawancara eksklusif, sebagaimana dilaporkan oleh Game Rant.

Tanggapan Emosional Peter Molyneux Terhadap Fable Reboot
Dalam wawancara dengan IGN, Peter Molyneux mengungkapkan reaksi awalnya setelah menyaksikan gameplay dari Fable reboot 2026. Ia secara terbuka menyatakan, “Ketika saya menonton trailer gameplay, saya merasa sangat terharu.” Molyneux mengakui bahwa ia adalah seseorang yang “sering menangis,” dan ia merasa “sangat emosional.”
Alasan di balik perasaannya yang mendalam adalah bahwa “hal yang kami ciptakan ini, akan hidup, akan terus berlanjut.” Pernyataan ini menunjukkan betapa besar warisan Fable baginya. Kreator legendaris ini melanjutkan dengan memuji keputusan judul baru untuk membuat reboot penuh dari waralaba Fable. Ia menilai ini lebih baik daripada upaya untuk melanjutkan cerita trilogi asli.
Meskipun demikian, Molyneux tetap menyampaikan apresiasi atas referensi dan ‘callbacks‘ yang ada pada para pendahulunya. “Saya suka melihat beberapa referensi tersebut,” ujarnya, menyoroti ikatan antara game baru dengan akarnya. Ini menandakan bahwa Peter Molyneux Fable reboot ini berhasil menyentuh sisi emosional sang kreator.
Detail Gameplay dan Kritik Peter Molyneux pada Fable Reboot 2026
Presentasi gameplay Fable reboot 2026 diperkenalkan selama presentasi Xbox Developer Direct Microsoft pada Januari 2026. Pengembang Playground Games merinci fitur-fitur gameplay yang akan datang, seperti kembalinya sistem moralitas yang menjadi ciri khas seri ini. Fitur lainnya termasuk kemampuan untuk menjalin hubungan romantis dengan hampir setiap NPC dalam game.
Sistem pertarungan game juga dijelaskan secara rinci, bersama dengan dunia dinamisnya. Dunia ini akan mengalami perubahan besar pada lanskap dan karakternya berdasarkan tindakan yang dilakukan oleh karakter utama pemain. Fitur-fitur ini menunjukkan ambisi besar di balik Fable reboot 2026.

Meskipun sebagian besar Molyneux memuji fitur-fitur gameplay yang luas, ia juga membagikan beberapa pemikiran kritisnya. Molyneux mengakui bahwa estetika game “terasa sedikit antiseptik” baginya. “Saya tidak pernah berpikir Fable itu bersih dan semua sudutnya tajam serta terdefinisi,” kata Molyneux tentang tampilan game tersebut. Ia menambahkan, “Lebih kacau.”
Meski memiliki kritik minor ini, ia mengakui bahwa pengembang akan memiliki “berbulan-bulan” untuk menambahkan karakter ‘grit‘ dan ‘grime‘ yang ia kaitkan dengan seri tersebut. Molyneux juga menegaskan bahwa ia sangat menantikan untuk memainkan game itu sendiri. Ia tidak akan bermain sebagai kritikus yang mencari kekurangan, melainkan sebagai “seseorang yang benar-benar mencintai dan memuja” dunia game Fable.
Potensi Fable Reboot di Era Modern
Dengan waralaba yang kini melangkah ke era modern untuk pertama kalinya, peluang Fable untuk mewujudkan potensi penuhnya menjadi lebih jelas. Banyak pemain lama memiliki kenangan indah tentang trilogi Fable yang asli. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa beberapa premis asli game, dan banyak janji yang dibuat oleh Peter Molyneux sendiri, tidak sepenuhnya terpenuhi pada masanya.
Terlepas dari hal ini, waralaba tersebut telah menjadi salah satu seri yang paling dicintai di Xbox. Waralaba ini tidak diragukan lagi berdiri sebagai ikon RPG Barat yang benar-benar unik. Dalam lanskap gaming saat ini, beberapa konsep paling ambisius dan tidak terduga telah terwujud dengan cara yang tidak mungkin terjadi di generasi sebelumnya. Jika Fable reboot 2026 ini dapat mencapai semua yang telah ditetapkan, ia dapat mengukuhkan dirinya sebagai tonggak sejarah lain dalam dunia gaming.

