Dunia gaming dikejutkan dengan kabar penarikan game Disney klasik dari platform digital Steam. Sebanyak 14 judul game dilaporkan telah ditarik dari Steam dan juga GOG, menimbulkan banyak pertanyaan dari komunitas pemain. Penarikan ini dilakukan secara diam-diam tanpa ada alasan yang jelas dari pihak Disney, mengulang kebiasaan lama yang sering berujung pada kekecewaan pemain. Informasi ini pertama kali ditemukan oleh pengguna Steamgifts bernama HappyCatEW, sebagaimana dilaporkan oleh Gamebrott.

Kebiasaan Penarikan Game Disney dan Ketiadaan Alasan
Penarikan game dari peredaran bukanlah hal baru bagi Disney. Sebelumnya, Disney telah beberapa kali menarik berbagai judul game mereka, yang kerap berujung pada penutupan game online populer. Contoh nyata dari kebiasaan ini adalah Pirates of the Caribbean Online, Toontown, dan Club Penguin, yang pada masanya sangat populer namun akhirnya ditinggalkan begitu saja. Meskipun komunitas sempat menjaga game seperti Toontown dan Club Penguin tetap hidup melalui proyek buatan penggemar, penarikan game terbaru ini kembali memicu kekecewaan dan pertanyaan.
Mayoritas dari 14 game Disney klasik yang kini ditarik dari Steam adalah game berlisensi atau yang mengadaptasi film-film Disney. Hingga saat ini, belum ada alasan pasti mengapa Disney melakukan penarikan ini. Pihak Disney juga belum memberikan komentar resmi apapun terkait hilangnya game-game tersebut dari Steam dan platform game PC lainnya. Ketiadaan peringatan atau pengumuman resmi menjadi salah satu poin utama yang membuat para pemain bertanya-tanya dan merasa bingung.

Daftar Game Disney Steam yang Terkena Dampak dan Implikasi
Meskipun jumlah total game yang ditarik dari Steam adalah 14, data yang tersedia tidak merinci seluruh daftar game Disney Steam yang terdampak. Namun, disebutkan bahwa Disney Fairies: Tinker Bell’s Adventure adalah salah satu game yang paling baru rilis pada tahun 2014, sementara Stunt Island menjadi game tertua yang rilis pada tahun 1992. Kedua judul ini secara eksplisit disebut sebagai bagian dari game yang kini tidak bisa lagi dibeli. Selain dari Steam, beberapa game seperti Afterlife dan Stunt Island awalnya juga tersedia di GOG, namun kini juga dihapus dari platform tersebut.
Bagi pemain yang sudah memiliki game Disney klasik tersebut, mereka masih bisa memainkan game-nya. Namun, game-game ini tidak bisa lagi dibeli oleh pemain baru, baik melalui Steam maupun GOG. Verifikasi lebih lanjut melalui SteamDB dari game-game terkait memang mengonfirmasi kebenaran informasi penarikan ini. Situasi ini menunjukkan bahwa akses terhadap game-game ini kini sangat terbatas bagi mereka yang belum memilikinya.

Nasib Game yang Ditarik dari Peredaran
Tindakan Disney yang menarik game-game mereka sebenarnya bukanlah sesuatu yang aneh, namun yang membuat pemain dan pengamat bertanya-tanya adalah ketiadaan peringatan atau alasan yang jelas. Meskipun ada kemungkinan beberapa game Disney klasik ini dapat muncul kembali di Steam di kemudian hari, kemunculannya tidak pernah pasti. Jika pun kembali, sering kali hanya tersedia sebentar sebelum akhirnya menghilang lagi.
Sebagai contoh, game Deadpool garapan Activision sempat menghilang dari berbagai platform game PC seperti Steam. Game tersebut sempat dihadirkan kembali, namun tak lama setelahnya dihapus untuk selamanya. Ketidakpastian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan kolektor dan penggemar game, terutama bagi mereka yang ingin mendapatkan atau mempertahankan game-game lawas dari Disney. Situasi ini juga menyoroti pentingnya platform distribusi digital yang stabil dan transparan.

Hilangnya daftar game Disney Steam ini, terutama tanpa penjelasan, menimbulkan ketidakpastian besar bagi masa depan game-game digital dan kekhawatiran terhadap preservasi sejarah gaming.