Sebuah ide pemain No Man’s Sky baru-baru ini dibagikan, berpotensi menambahkan lebih banyak variasi planet No Man’s Sky di alam semesta yang luas. Usulan ini fokus pada pengayaan biome No Man’s Sky, dengan menambahkan hutan, rimba, dan rawa yang lebih padat dan mendalam. Informasi ini, yang berasal dari GameRant, menyoroti keinginan komunitas untuk pengalaman eksplorasi yang lebih kaya.

No Man’s Sky, dikembangkan oleh Hello Games, telah dikenal luas karena sistem planet, flora, fauna, dan berbagai aktivitas yang tak terhitung jumlahnya di seluruh tata surya raksasanya. Meskipun studio ini sedang menyiapkan Light No Fire sebagai judul baru, para penggemar masih mengharapkan lebih banyak dari judul sci-fi ini, terutama dalam hal variasi planet No Man’s Sky.
Salah satu kisah sukses paling luar biasa dalam industri gaming dekade terakhir adalah perjalanan No Man’s Sky. Game petualangan luar angkasa yang ambisius ini diluncurkan pada tahun 2016 dengan ulasan yang kurang memuaskan dan respons penggemar yang mengecewakan. Konsep awal studio untuk menciptakan 18 kuintiliun planet yang dihasilkan secara prosedural memang terdengar menarik, tetapi batasannya segera dirasakan, karena banyak aset game terasa sering digunakan kembali di seluruh tata surya. Selain itu, banyak penggemar merasa bahwa konten game saat itu sangat minim.
Sepuluh tahun dan 36 pembaruan kemudian, No Man’s Sky kini semakin mendekati visi aslinya, atau bahkan lebih baik menurut beberapa penilaian. Hello Games berhasil memulihkan reputasi game ini secara signifikan. No Man’s Sky bahkan dianugerahi penghargaan Best Ongoing Game pada Game Awards tahun 2025, sebuah testimoni atas dedikasi pengembangnya.
No Man’s Sky Player Builds Incredible Orbital Base
Ada hampir tak terbatasnya planet dalam No Man’s Sky untuk dijelajahi, dan sebuah pangkalan pemain dibuat sangat pas dengan estetika salah satu dunia tersebut. Pangkalan orbit yang menakjubkan ini dibangun oleh Tyler Shipley pada 5 April 2026.
Eksplorasi Planet No Man’s Sky Lebih Kaya
Meski No Man’s Sky terus berkembang, game ini tetap menjadi karya yang sedang berjalan dan seringkali mempertimbangkan masukan dari penggemar. Salah satu penggemar di Reddit berpendapat bahwa game ini akan sangat diuntungkan dengan penambahan hutan, rimba, dan rawa yang benar-benar padat. Banyak pengguna Reddit lainnya juga setuju dengan ide pemain No Man’s Sky ini.
Meskipun planet-planet No Man’s Sky kaya dengan 12 jenis biome No Man’s Sky, sebuah argumen yang sering dilontarkan terhadap game ini adalah bahwa biome-nya tidak memiliki kerapatan yang padat dengan flora yang rumit dalam skala besar. Pengguna Reddit Common_Confusion_114 menyatakan bahwa No Man’s Sky hanya memiliki sedikit pohon dan semak di sana-sini. Ia berpendapat bahwa game ini bisa memiliki lebih banyak variasi planet No Man’s Sky jika terlihat seperti seri karya seni hutan lebat yang disertakan dalam unggahannya.
Perbaikan Biome dan Respon Komunitas

Banyak penggemar di bagian komentar unggahan Reddit tersebut setuju dengan Common_Confusion_114 dan menawarkan perbaikan lebih lanjut untuk biome No Man’s Sky. Komentar teratas menyatakan bahwa No Man’s Sky bisa diuntungkan dari planet gurun sejati seperti Arrakis dari Dune, daripada hutan lebat yang diminta dalam unggahan asli. Penggemar lain menyatakan bahwa mereka ingin planet memiliki beberapa biome daripada hanya satu biome per planet, sebuah keluhan umum bahkan setelah semua pembaruan besar pada game.
Penting juga untuk dicatat bahwa beberapa penggemar mengingat bahwa peluncuran No Man’s Sky versi 1.0 menyertakan planet hutan yang lebih lengkap dan padat. Namun, planet-planet tersebut akhirnya dihapus dalam pembaruan awal, kemungkinan untuk meningkatkan kinerja. Hal ini menunjukkan bahwa ide untuk variasi planet No Man’s Sky yang lebih kaya pernah ada.

No Man’s Sky terus mengesankan penggemar dan kritikus satu dekade setelah peluncurannya. Namun, usianya mungkin menjadi faktor pembatas mengapa berbagai hal selalu tampak jarang di seluruh planetnya. Pada akhirnya, ini masih merupakan game yang diluncurkan pada konsol generasi sebelumnya satu dekade lalu, dan keterbatasan perangkat keras tersebut mungkin menjadi alasan mengapa biome No Man’s Sky yang subur tidak se-subur yang seharusnya.
Mungkin sudah terlambat untuk perombakan total yang dapat menambahkan lebih banyak vegetasi dan fauna di seluruh dunia No Man’s Sky. Namun, ini tidak berarti bahwa judul berikutnya dari Hello Games, Light No Fire, tidak dapat membangun di atas pelajaran yang didapat dari game pertama studio ini. Dengan demikian, studio dapat menciptakan lingkungan yang lebih besar, lebih baik, dan lebih bervariasi di masa depan, memenuhi harapan untuk variasi planet No Man’s Sky yang lebih mendalam.