Kabar mengejutkan mengguncang industri video game. Assassin’s Creed Hexe Game Director, Benoit Richer, telah resmi mengundurkan diri dari Ubisoft, perusahaan di balik waralaba populer seperti Far Cry dan Assassin’s Creed. Pengumuman ini muncul di tengah antisipasi terhadap proyek Assassin’s Creed Hexe yang merupakan salah satu judul mendatang dalam seri tersebut. Informasi mengenai pengunduran diri ini pertama kali dikonfirmasi melalui LinkedIn milik Richer sendiri.

Pengunduran Diri Benoit Richer, Game Director Assassin’s Creed Hexe
Pada akhir pekan lalu, Benoit Richer secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Ubisoft melalui akun LinkedIn pribadinya. Richer, yang menjabat sebagai Game Director Assassin’s Creed Hexe, kini telah bergabung dengan studio indie bernama Servo Games. Keputusan ini sontak menjadi sorotan mengingat posisi pentingnya dalam pengembangan salah satu judul Assassin’s Creed yang paling dinanti.
Kabar mengenai Direktur AC Hexe mengundurkan diri ini menambah dinamika baru dalam proyek tersebut. Richer sendiri memiliki rekam jejak yang panjang di industri game, menjadikan kepergiannya sebuah peristiwa penting. Postingan di LinkedIn tersebut tidak merinci alasan spesifik di balik pengunduran dirinya, namun ia menyampaikan antusiasmenya untuk tantangan baru.
Perjalanan Karir Benoit Richer dan Studio Barunya
Benoit Richer telah mengemban posisi Game Director di Ubisoft sejak tahun 2017, menunjukkan dedikasinya pada perusahaan tersebut selama bertahun-tahun. Sebelum bergabung dengan Benoit Richer Ubisoft, ia menghabiskan sekitar tujuh tahun di Warner Bros. Games, juga dalam jabatan sebagai Game Director. Pengalamannya yang luas mencakup berbagai proyek besar di dua perusahaan game raksasa.
Di Servo Games, Richer mengungkapkan bahwa ia akan bekerja bersama para veteran industri lainnya. Mereka memiliki visi yang sama untuk menciptakan pengalaman video game terbaik. Richer percaya bahwa tim baru ini akan saling melengkapi satu sama lain dalam mencapai tujuan tersebut. Langkahnya ke studio indie ini menandai pergeseran karir yang signifikan setelah bertahun-tahun di perusahaan besar.

Konteks dan Dampak bagi Proyek Assassin’s Creed Hexe
Pengunduran diri Assassin’s Creed Hexe Game Director ini muncul tak lama setelah beredar kabar bahwa Ubisoft sedang mengurangi sekitar 50 tim developer yang mengerjakan Assassin’s Creed Hexe. Ini menjadi sorotan utama bagi para penggemar yang menantikan seri terbaru ini. Meskipun belum ada pernyataan resmi dari Ubisoft mengenai dampak langsung pengunduran diri Richer terhadap proyek ini, situasi ini tentu menimbulkan pertanyaan.
Assassin’s Creed Hexe sendiri dikabarkan akan mengisahkan seorang wanita bernama Elsa yang hidup di Eropa Tengah pada masa Kekaisaran Romawi Suci abad ke-16. Fokus utama game ini akan melibatkan hal-hal berbau supernatural, menjanjikan nuansa yang berbeda dari seri-seri sebelumnya. Proyek ini diharapkan kembali ke formula RPG yang lebih linier, mengingatkan pada gaya permainan seperti Mirage dengan Basim Ibn Ishaq sebagai tokoh utama.

Penggemar juga tengah menantikan rilis lainnya seperti Assassin’s Creed Black Flag Resynced, yang menunjukkan betapa beragamnya proyek yang sedang digarap Ubisoft. Kepergian seorang Game Director merupakan peristiwa penting yang dapat memengaruhi arah pengembangan game. Namun, dengan tim veteran di Servo Games, Benoit Richer tampaknya siap untuk berkontribusi pada inovasi di luar lingkup perusahaan besar.